Perawat

Engkau setia

Menemaniku tidurku melepaskan lelah sehabis kerja

Menyelimutiku, memberikan ruang untuk bernafas

Nafas yang murni, suci titipan Ilahi

Jika tiba waktunya

Engkau tidak ekan pernah terlambat

Membisikkan di telinga ini agar segera meniggalkan tikar alasku

Untuk menyambut kumandang adzan subuh

Engkau menuntunku menuju kamar mandi

Untuk menghilangkan ingatan mimpi indah tadi malam

Membantu menukarkan baju ini dengan yang lebih suci

Untuk bersahaja melaksanakan perintah-Mu

Dalam perjalanan menuju rumah-Mu

Engkau memapah tubuh ini

Memngjarkannya menggerakkan sendi-sendi yang ada

Membiarkanmu merasuki seluruh tubuh ini

Hidung, tenggorokan, lalu ke paru-paruku

Engkau bersihkan kotoran-kotoran yang ada di dalamnya

Dengki, dendam, iri hati hari kemarin hilang seketika

Betapa nikmat, memberikan umurku bekal yang tangguh

Semangat untuk menjalani hari ini

Terima kasih ya Allah, Engkau ciptakan suasana fajar pagi yang indah ini

Seagai perawatku, charger hidupku untuk menjalani setiap hari-hariku

~ by Mora H. Ritonga on December 10, 2008.

2 Responses to “Perawat”

  1. aku kirain aku haha

  2. ciehhh banyak bener fansnya mas….?how much, who’s the best…kayaknya perlu buka fans club nih🙂, becanda, take it easy…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: